Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Maret 2018

Pemikiran Militer I Sepanjang Masa Bangsa Indonesia Penulis Hario Kecik


Deskripsi:
Melalui tulisan memoir yang unik ini, Hario Kecik secara berani menggunakan pendekatan -Multidisipliner- dan dialektis-historis menjawab sekaligus mengapa pemberontakan bangsa kita selalu gagal melawan VOC masa lalu, mengapa sekarang korupsi di pemerintahan merajalela di kalangan pejabat di lembaga atas negara, mengapa lebih dari 50 partai politik ikut pemilu 2009, mengapa beberapa mantan jenderal TNI merasa terpanggil dan mampu menjadi presiden RI dengan penduduk 250 juta, suatu loncatan besar dari tugas mengurus kurang lebih 350 ribu personil militer dalam keadaan tidak perang. Ia juga menerangkan dengan gamblang bahwa fasis Jepang dalam penjajahannya mengurus Indonesia secara administratif sipil dan militer, meniru persis cara kolonialis Belanda dan juga dalam bidang security dan militer yang akibat dan dampaknya masih terasa dalam jangka panjang oleh rakyat Indonesia.
Detail Buku:
Judul: Pemikiran Militer I Sepanjang Masa Bangsa Indonesia
Penulis: Hario Kecik
Penerbit: Yayasan Obor, 2009
ISBN: 978-979-461-718-2
Jumlah halaman: 538 halaman
Besar file: 2,46Mb

All Militer Sejarah

Pemikiran Militer 2 Sepanjang Masa Bangsa Indonesia Penulis Hario Kecik

Deskripsi:
Para pejuang bersenjata dan tentara RI meneruskan perlawanan dalam bentuk Perang Gerilya. Penulis menguraikan adanya kontradiksi di dalam pimpinan tentara Belanda KNIL yang fatal bagi berlangsungnya strategi Belanda selanjutnya. Ia juga menyoroti perbedaan pemikiran militer Jenderal Oerip Soemohardjo dengan Kolonel A.H Nasution dan TB. Simatupang, ketiganya adalah bekas opsir KNIL. Jenderal Oerip dalam masalah ini lebih jujur dalam mengutarakan pikirannya dan dengan jelas diuraikan oleh Hario Kecik secara psiko-analitis-militer. Para pembaca akan menemukan masalah-masalah baru dalam isi buku ini yang bisa dikatakan spektakuler karena diuraikan dengan -multidisciplinary approach- disamping penggunaan ilmu militer seperti yang telah ditulis dalam buku PEMIKIRAN MILITER 1. Akhirnya, penulis menguraikan tentang tugasnya meninjau RRC dan Vietnam atas perintah Panglima Tertinggi Bung Karno dimana RRC sedang mengalami Proletarian Cultural Revolution dan Vietnam masih berperang dengan Amerika.
Detail Buku:
Judul: Pemikiran Militer 2 Sepanjang Masa Bangsa Indonesia
Penulis: Hario Kecik
Penerbit: Yayasan Obor, 2009
ISBN: 978-979-461-719-9
Jumlah halaman: 575 halaman
Besar file: 2,34Mb
Review: Goodreads

All Militer Sejarah

Pemikiran Militer 3 Sepanjang Masa Bangsa Indonesia oleh Hario Kecik

Deskripsi:
Dalam Pemikiran Militer 3, Hario Kecik secara ilmiah, jujur, dan jelas menerangkan tentang beberapa kejadian atau problema sejarah Indonesia, yang sampai sekarang belum terungkap atau disoroti. Ia melihatnya dari sudut pandang filosofi-militer, psikologi-sosial, etika-kepemimpinan dan politik. Tidak hanya tentang mengapanya, tapi juga tentang akibat jangka pendek dan jangka panjang sejarah bangsa kita ini, dan juga dampaknya pada jiwa para pemimpin yang menjalankan perbuatan itu sendiri. Kejadian-kejadian yang disoroti secara gamblang ialah Menyerahnya Bung Karno, Bung Hatta, Bung Sjahrir, K.H. Agus Salim, Mr. Ali Sastroamijoyo, dan beberapa tokoh pemimpin sipil dan militer republik kepada kesatuan kecil tentara Belanda, pada hari pertama "Clash" ke-2 penyerbuan ibukota Yogyakarta oleh tentara belanda pada tanggal 19 Desember 1948; tentang sebab/mengapadikeluarkan dekret 5 Oktober 1945, tentang berdirinya TKR. Hario Kecik juga menjelaskan hakekat dekret, yang mengandung beberapa konsekuensi yang sangat merugikan TNI dalam jangka pendek dan panjang, yang pasti tidak disadari oleh kelompok pimpinan RI waktu itu. Sebetulnya dengan dekret itu mereka sudah menyerahkan pimpinan tentara Indonesia kepada kelompok eks opsir KNIL yang 'dormant', dan kemudian malah bisa berhegomoni di Markas Besar TNI dan di Kementerian Pertahanan, yang waktu itu belum terbentuk.

Hario Kecik juga menganjurkan supaya partai-partai bisa mengubah pandangan yang tidak sesuai lagi dengan kondisi dunia sekarang ini. Pada saat ini, lawan bersama bangsa-bangsa di planet ini ialah tingkah laku alam yang tidak dapat diduga, hanya dapat menghadapinya dengan gotong-royong, ancaman alam yang dapat, antara lain, mengakibatkan manusia kekuarangan makanan. Hario Kecik dalam buku ini menganjurkan beberapa konsep "Militer Abad ke-21" yang disesuaikan dengan zaman global sekarang ini dan yang dianggap sebagai suatu "historical necessity" untuk suatu negara seperti Indonesia ini.
Detail Buku:
Judul: Pemikiran Militer 3 Sepanjang Masa Bangsa Indonesia
Penulis: Hario Kecik
Penerbit: Yayasan Obor, 2010
ISBN: 978¬979¬461¬754¬0
Jumlah halaman: 496 halaman
Besar file: 4,69Mb

All Militer Sejarah

Pemikiran Militer 4: Bangsa Indonesia Abad 21 Timbulnya Filosofi Baru Penulis Hario Kecik

Deskripsi:
Mantan Jendral Soehario Koesnender Padmodiwirio alis Hario Kecik (nama revolusi 45-nya) sebagai penulis Buku Pemikiran Militer jilid-4 ini menyatakan bahwa buku ini sebaiknya dipandang sebagai kelanjutan dari buku-buku PM jilid-1,2,3. Jadi boleh  dikatakan bahwa semua buku-buku itu merupakan suatu "kesatuan integral" dari pemikiran Hario Kecik mengenai sejarah Militer bangsa Indonesia. Hario Kecik dalam mulai menulis ternyata dapat tetap memegang teguh "ethics revolusi 45" sebagai Pejuang Bersenjata Independen Kemerdekaan sukarelawan dalam revolusi Perang termasuk novel-novelnya, dapat sangat menarik dan memikat. Buku Pemikiran Militer jilid ke-4 ini judulnya agak berbeda dari judul buku-buku jilid sebelumnya. Hal itu tentunya sangat menarik pembaca.

Tema tentang "Phylosophy Baru" dalam buku itu bukan merupakan sesuatu "stunt" yang dipakai Hario Kecik untuk menarik perhatian. ia sebagai seorang intelektual secara ilmiah dapat dengan sendirinya mengatakan itu dengan penuh tanggung jawab. Sejarah umat manusia telah membuktikan bahwa munculnya Para philosof negara-negara Timur dan Barat, tidak terlepas dari keadaan atau taraf perkembangan peradaban negara-negaranya secara objektif. Buah pikiran para philosof itu telah mempengaruhi jalan pemikiran sebagian rakyat dari negara philosof itu sendiri, bahkan dapat meluas keluar dari batas-batas "spatial dan temporal", dengan kata lain yang sederhana: "mendunia". Hario Kecik menyatakan dengan tegas bahwa ia tidak bermaksud menyebarkan suatu aliran philosofi baru. Ia hanya ingin jika akan timbul seorang atau beberapa orang entah di negara mana, yang mampu untuk memformulasikan suatu "philosophy baru" yang dapat diterima kalangan luas karena philosophynya itu cocok secara objektif dengan keadaan global dan universal, (Zeitgeist) sekarang ini.

Suatu topik yang juga menarik dalam buku Pemikiran Militer ke-4 ini adalah soal negara "Atlantis" yang pernah diceritakan oleh phylosof besar Plato (427-347BC). Ternyata Atlantis" itu, menurut hasil penyelidikan serius dari penulis Prof. Aryoso Santos (2005), letaknya di daerah yang sekarang "Lautan Jawa", terbentang ke arah Utara sampai pantai Vietnam. Hario Kecik menghubungkan isi buku Atlantis" itu, dengan teori pribadinya tentang Kapal Borobudur" yang pernah ia tulis dalam buku "Pemikiran Militer jilid ke-1". Dengan demikian Nenek Moyang Bangsa Indonesia, ternyata bukan orang-orang sembarangan.
Judul: Pemikiran Militer 4
Bangsa Indonesia Abad 21 Timbulnya Filosofi Baru
Penulis: Hario Kecik
Penerbit: Yayasan Obor, 2011
ISBN: 978-979-461-754-0
Jumlah halaman: 375 halaman
Besar file: 1,69Mb
All Militer Sejarah

Pemikiran Militer 5: Gerak Maju Jalur Pemikiran Manusia Abad Ke21 oleh Hario Kecik

Deskripsi:
Membaca buku Pemikiran Militer 5 karya Hario Kecik ini kita akan geleng-geleng dan tertegun. Geleng-geleng karena tak pernah membayangkan bahwa dalam usia yang telah mencapai 90 tahun, Hario Kecik masih bisa menulis berjilid-jilid hal-hal serius yang kadang membutuhkan berbagai referensi. Barangkali kita tak akan pernah membayangkan bahwa di usia yang senja, pemegang 17  bintang  kehormatan  (termasuk  14  bintang  Satya  Lencana)  ini mengerjakan  semua  isi  buku  ini.  Ia  mengetik  huruf  demi  huruf melalui komputer notebook di depan ranjangnya.

Lebih  dari  itu,  setelah  membaca  4  buku  sebelum  ini,  kini kita  dalam  Pemikiran  Militer  5  ini  kembali  disuguhi  tulisan  di mana kita diajak berdiskusi dengan berbagai topik kekinian yang aktual. Kadang kita disentakkan oleh si penulis dengan sejumlah argumentasi  ilmiah,  kadang  pengalaman  kesejarahan  si  penulis, juga  prediksi-prediksi  sosiologis  yang  lebih  bersifat  futuristik- ilmiah.  Argumentasi  yang  dibangun  kerap  kali  ilmiah,  sehingga sulit  untuk  mengabaikannya  begitu  saja.  Dan  inilah  gaya  khas, Jenderal Hario Kecik.

Dalam  buku  ini  kita  diajak  mengernyitkan  dahi  untuk lebih  mendalami  erupsi  vulkanik  Gunung  Merapi,  yang  tahun lalu menewaskan jurukunci yang sangat terkenal, Mbah Marijan. Penulis  buku  ini  berargumentasi  bahwa  sebetulnya  para  sesepuh telah  mampu  berpikir  secara  filsufis  dan  dialektis  bahwa  abu gunung itu condong akan dibawa angin ke arah Barat, dan selain itu  mereka  mengetahui  bahwa  nenek  moyang  mereka,  menurut sejarah, bergerak selalu ke arah matahari terbit. Ternyata situasi ini tidak sama, karena Merapi meletus terakhir kalinya mengarah ke selatan, di mana Candi Borobudur kembali ditutupi abu vulkanik Merapi.

Ada sejumlah topik aktual yang diangkat dalam buku ini dan diulas secara menarik, tentu saja dengan cara penelusuran penyebab munculnya penyikapan oleh masyarakat maupun pemerintah. Tak ada sikap yang datang sekonyong-kongong, pasti di balik sebuah sikap ada pemikiran yang melatar-belakanginya. Inilah yang hendak diungkap oleh Hario Kecik melalui buku ini. Beberapa topik yang dibahas antara lain kedatangan dan aktivitas Presiden AS, Barack Obama,  selama  berada  di  Jakarta;  keberadaan  G-20  dan  untuk kepentingan  siapa  kelompok  ini  bekerja;  pendekatan  baru  Rusia terhadap  NATO  yang  memunculkan  era  baru  dalam  hubungan internasional  di  bidang  politik  dan  militer;  permainan  politik- militer negara-negara maju, reaksi global terhadap insiden Korea, kebocoran rahasia Amerika melalui Wikileaks, status keistimewaan DIY, dan lain-lain.
Judul: Pemikiran Militer 5: Gerak Maju Jalur Pemikiran Manusia Abad Ke21,
Homo Sapiens Modern Kembali ke Benua Afrika
Penulis: Hario Kecik
Penerbit: Yayasan Obor, 2012
ISBN: 978-979-461-816-5
Jumlah halaman: 349 halaman
Besar file: 1,69Mb
All Militer Sejarah



 

Arlo Library (Koleksi Buku Elektronik):

  • Copyright © Arlo.Library™ is a registered trademark.
    Arlo Techno Designed by Arlo Mediatama.Arlo Mediatama.